INTEGRASI TIMOR PORTUGIS KE NEGARA KESATUAN
INTEGRASI
TIMOR PORTUGIS KE NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
PENGANTAR
Integrasi Timor Timur ke dalam Negara Kesatuan Republik
Indonesia merupakan peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Integrasi Timor
Timur atau yang sebelumnya dikenal dengan nama Timor Portugis menimbulkan
pengaruh yang sangat luas terutama bagi konstelasi politik nasional dan juga
regional.
Integrasi Timor Portugis memiliki keuntungan sekaligus kerugian bagi
pemerintah Indonesia diantaranya sebagai berikut ;
Keuntungan
:
→ Berkurangnya ancaman komunis di Pulau Timor
→ Semakin luasnya wilayah Indonesia
→ Semakin komplitnya konsep Wawasan Nusantara
→ Pertahanan Indonesia semakin terjaga dan terkendali
→Terbukanya kesempatan-kesempatan ekonomi di Timor Timur
Kerugian
:
√ Pemerintah Indonesia memiliki beban pembangunan yang baru
√ Adanya kesulitan dalam proses integrasi sosial
√ Pemerintah Indonesia mendapat kecaman dari sejumlah
negara yang tidak menyetujui proses integrasi Timor Timur
Integrasi Timor Timur ke dalam wilayah Indonesia selain
mendapat kecaman juga mendapat dukungan. Salah satu negara yang secara tertutup
memberikan dukungan adalah Amerika Serikat.
Amerika Serikat memiliki kepentingan regional atas
persoalan di Timor Portugis. Sebelum berintegrasi dengan Indonesia, Timor
Portugis cenderung mengarah menjadi sebuah daerah yang kacau dan chaos akibat
perang saudara.
Kekacauan ini berdampak semakin menguatnya kedudukan
kelompok kiri di Timor yang direpresentasikan oleh kelompok Fretilin pimpinan
Xanana Gusmao dan Ramos Horta.
Amerika Serikat khawatir karena pada saat itu Amerika
Serikat sedang menghadapi Perang Dingin melawan kekuatan Komunis yang dipimpin
oleh Uni Soviet dan juga Cina.
Oleh karena itu, Presiden Gerald Ford dan Menteri Luar
Negerinya Henry Kissinger menyepakati dukungannya terhadap rencana serangan
pasukan Indonesia ke Timor Portugis untuk menghancurkan Fretelin sekaligus
menggabungkan Timor Portugis ke dalam wilayah Indonesia.
FAKTOR
PENDORONG INTEGRASI TIMOR PORTUGIS KE NKRI
Pemerintah Indonesia sendiri memiliki sejumlah alasan dan
argumentasi tentang mengapa Timor Portugal harus bergabung dengan Indonesia,
diantaranya adalah :
❶ Merdekanya Timor Portugal dianggap tidak
realistis :
Timor Portugal tidak memiliki dukungan ekonomi yang
memngkinkannya berdiri sendiri. Timor hPortugis selama ini mengandalkan bantuan
dari luar Timor untuk menggerakkan perekonomiannya. Kondisi ini diperparah
dengan ketidakmampuan ekonomi Portugal untuk membangun Timor.
❷ Portugal sebagai penjajah Timor dianggap
tidak bertanggungjawab dengan tidak mengurus koloninya dengan baik :
Portugal adalah negara kolonial lama yang sebenarnya
perekonomiannya tidak memadai. Walaupun masih memiliki sejumlah koloni pasca
Perang Dunia Kedua, namun Portugal tidak memiliki kemampuan dan kecakapan untuk
mengelola koloninya. Dampaknya semua koloni Portugal terbengkalai dan miskin,
seperti Angola, Mozambique, dan juga Timor.
❸ kondisi Timor Portugal pada saat itu sedang
mengalami anarki dan chaos :
Kondisi tersebut berpotensi mengancam keamanan Indonesia
khususnya wilayah Timor Barat. Sejak meletusnya perang saudara antara Fretelin
dan Apodeti dan juga antara Fretelin dan UDT, ribuan orang Timor mengungsi ke
Timor Barat, sehingga persoalan di Timor Portugis juga dapat dikatakan sebagai
persoalan Indonesia juga.
❹Indonesia menganut garis politik anti
imperialisme :
Politik anti imperialisme yang dianut oleh Indonesia
merupakan mandat dari Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa
Indonesia memiliki tanggungjawab moral untuk menentang segala macam bentuk
penjajahan di atas dunia, termasuk dalam hal ini pemerintah Indonesia ingin
berjuang melepaskan Timor dari kekuasaan Portugal
❺Timor Portugal cenderung hendak dikuasai
oleh golongan kiri :
Golongan kiri memiliki pengaruh yang makin kuat di Timor
Portugis semenjak koloni tersebut diberikan hak menentukan dirinya sendiri oleh
Portugal. Di Portugal sendiri kelompok kiri juga memiliki pengaruh yang cukup
kuat terutama setelah tumbangnya pemerintahan Jenderal Spinola
❻Timor Timur dianggap memiliki banyak
kesamaan dengan saudara mereka di Timor Barat :
Diantaranya adalah kesamaan suku bangsa, agama, keturunan,
dan juga kebudayaan. Antara Timor Barat dan Timor Timur memiliki banyak kesamaan.
Mereka hanya dipisahkan oleh perbatasan politik yang
sebenarnya bukan merupakan kemauan mereka akan tetapi lebih merupakan kemauan
dari para negara kolonial pada masa lampau, yaitu Belanda dan Portugis.
❼Pemerintah Indonesia mendapat permintaan
dari sejumlah kekuatan politik di Timor untuk melakukan intervensi :
Kehadiran militer Indonesia dianggap sebagai respon atas
pernyataan yang dikeluarkan oleh sejumlah partai politik yang menginginkan
penggabungan Timor dengan Indonesia.
Melalui Deklarasi Balibo, UDT, Apodeti,
KOTA, dan Trabalista mendeklarasikan pernyataan bergabung dengan Republik
Indonesia pada 30 November 1975.
❽Faktor Historis :
Secara historis Timor Timur pernah dipersatukan secara
administratif dengan daerah Indonesia lainnya pada masa Pendudukan Jepang
REFERENSI
:
Julius Pour, Benny, Tragedi Seorang Loyalis,
Jakarta : Kata Hasta, 2007
Tomodok, Hari-Hari Terakhir Timor Portugis
Komentar
Posting Komentar