Postingan

INFERIORITAS DAN PSIKOPATHOLOGI ; ANALISIS FRANTZ FANON MENGENAI DAMPAK KOLONIALISME PRANCIS TERHADAP PSIKOLOGI KULIT HITAM

  INFERIORITAS DAN PSIKOPATHOLOGI ; ANALISIS FRANTZ FANON MENGENAI DAMPAK KOLONIALISME PRANCIS TERHADAP PSIKOLOGI KULIT HITAM   PERSPEKTIF POSKOLONIAL   Salah satu perspektif yang digunakan dalam ilmu sosial seperti antropologi dan sosiologi adalah perspektif poskolonial. Perspektif poskolonial itu sendiri merupakan perspektif yang berupaya mencari keseimbangan dalam melihat realitas sosial yang ada.   Poskolonial merupakan perspektif yang belum banyak dikenal di Indonesia, dibandingkan dengan sejumlah perspektif ilmu sosial lainnya seperti perspektif klasik yang dikemukakan oleh Emile Durkheim, Karl Marx, Max Weber, perspekti   modern dan perspektif lainnya.   Poskolonial mempelajari banyak permasalahan yang dihadapi oleh negara-negara Timur akibat penjajahn negara-negara Barat. Poskolonial mencoba mengajukan kritik mengenai akibat hegemoni dan dominasi Barat yang ternyata masih terjadi di banyak negara Timur, meskipun negara-negara tersebu...

FENOMENOLOGI DAN POSITIVISME ; SEBUAH PERBANDINGAN SINGKAT

  FENOMENOLOGI DAN POSITIVISME ; SEBUAH PERBANDINGAN SINGKAT   POSITIVISME Positivisme merupakan aliran filsafat yang berkembang pertama kali di Eropa pada abad 18 M. Positivisme pertama kali dikemukakan oleh Isidore   Auguste Marie Francois Xavier atau yang lebih dikenal dengan August Comte (1798-1857 M). Filsafat Positivisme Comte sebenarnya berakar dari pemikiran Henri de Saint Simon, seorang tokoh filsafat Inggris.   Positivisme telah berhasil melakukan perubahan besar dalam kehidupan umat manusia. Manusia modern enggan untuk melakukan hal-hal yang tidak dapat dimengerti secara rasional. Positivisme telah mengembangkan akal budi manusia.   Meningkatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan kebudayaan materiil menunjukkan salah satu pengaruh dari Positivisme. Pemikiran Positivisme Comte sebagaimana yang tertera dalam bukunya Course of Positive Philosophy , lahir ditengah perubahan sosial yang terjadi di Eropa yang ketika itu mengalami berbag...

FENOMENOLOGI ; SEBUAL FILSAFAT TENTANG MANUSIA

  FENOMENOLOGI ; SEBUAL FILSAFAT TENTANG MANUSIA   Fenomenologi berasal dari Bahasa latin, Phaimenon yang berarti sesuatu yang tampak karena bercahaya. Fenomenologi berasal Dari dua kata ; phenomenon dan logos . Phenomenon berarti fenomena sedangkan logos bermakna akal budi atau dapat juga diistilahkan ilmu. Berarti secara umum fenomenologi merupakan ilmu mengenai fenomena. Sedangkan,jika dilihat dari asal Bahasa Inggris, Fenomenologi berasal dari kata Phenomenon , yang berarti fenomena. Fenomena itu sendiri berarti sesuatu yang hadir ke dalam kesadaran, atau fenomena merupakan peristiwa pengalaman keseharian yang dapat berupa kecemasan, duka, kegembiraan dan lain sebagainya. Fenomenologi memiliki penafsiran yang luas. Fenomenologi dengan demikian minimal mebiliki tiga makna, sebagai filsafat, sebagai ilmu sekaligus sebagai sebuah metodologi ; 1.    - Fenomenologi merupakan filsafat mengenai fenomena 2.    - Fenomenologi merupakan ilmu tenta...

PEMIKIRAN FRANTZ FANON MENGENAI HUBUNGAN ANTARA RAS KULIT HITAM DAN RAS KULIT PUTIH

  PEMIKIRAN FRANTZ FANON MENGENAI HUBUNGAN ANTARA RAS KULIT HITAM DAN RAS KULIT PUTIH     RASISME DAN RASIALISME   Rasisme dan rasialisme adalah sebuah konsep yang menggambarkan relasi sosial kultural antar ras (interracial relationship). Baik rasisme maupun rasialisme lahir bersamaan dengan dimulainya kolonialisme dan imperialisme Barat atas dunia Timur. Rasisme merupakan sebuah konsep yang menyatakan bahwa ras merujuk ke kelompok manusia yang ditentukan dirinya berdasarkan ciri-ciri jasmaniah yang tidak dapat diubah seperti warna kulit, tekstur rambut, raut muka atau bentuk tubuh.   Rasisme berasal dari suatu sikap mental yang memandang ‘mereka” (outgroup) berbeda dengan ‘kita” (ingroup) secara permanen dan tak terjembatani. Perasaan berbeda ini menyediakan motif atau alasan untuk memanfaatkan keunggulan kekuasaan sebuah kelompok guna mempertahankan ras yang lain dengan cara-cara yang dianggap kejam dan tidak adil jika diterapkan kepada anggota k...

BLACK SKIN WHITE MASK ; PEMIKIRAN POS KOLONIAL FRANTZ FANON

  BLACK SKIN WHITE MASK ; PEMIKIRAN POS KOLONIAL FRANTZ FANON Frantz Fanon dikenal sebagai salah satu tokoh yang mengusung gagasan poskolonial. Gagasan ini merupakan gagasan alternatif dalam memahami dunia sosial. Sebelumnya, penafsiran terhadap dunia sosial khususnya dunia timur sangat bias. Pandangan mengenai dunia timur masih lekat dengan mentalitas kolonial yang penuh dengan stereotip yang cenderung penyoratif atau merendahkan timur. Gagasan atau perspektif pos kolonial merupakan perspektif yang berupaya membuat keseimbangan baru dalam memandang dunia timur. Perspektif pos kolonial berupaya memahami dunia timur dari sudut pandang orang-orang timur itu sendiri. Perspektif ini juga membersihkan segala stereotip negatif yang dilekatkan oleh teori sosial barat mengenai masyarakat timur. Hal ini sekaligus berfungsi agar masyarakat timur memiliki kesadaran bahwa mereka itu berbeda dengan masyarakat barat. Timur memiliki identitas budayanya sendiri yang tidak harus sama dengan...